Bong Yang Digunakan Nia Ramadhani

Inilah Bong Yang Digunakan Nia Ramadhani-Ardi Bakrie

Polisi menemukan asal mula bia atau alat penyedot yang digunakan Nia Ramadhani dan Ardi Bakrie saat mengonsumsi sabu. Polisi mengatakan voucher itu diperoleh dari pengedar shabu biasa.

Gembong Narkoba Kompol Indraweni Panjiyoga dan Polsek Yakarta mengatakan bongkahan sopir Nia Ramadhani. ZN menerima voucher dari seorang pedagang yang dikirimi paket sabu saat membelinya.

“Jadi voucher itu diambil alih oleh sopir pada saat pembelian. Penjual yang sama, pengecer yang sama, mengirim paket untuk mendapatkan voucher tersebut,” kata Panji kepada wartawan, Minggu (20 November 2011).

Panji membantah Nia Ramadhani membeli voucher secara online. Mengenai harga voucher, Panji tidak memberikan rincian.

“Jangan membeli secara online. Penjual menerima voucher,” – katanya.

Sebagai informasi, polisi telah memutuskan artis Nia Ramadhani dan suaminya, Ardi Bakrie, akan menjadi pecandu narkoba. Ia ditangkap pada pukul WIB pada Rabu (7/7) pukul 15.00 WIB di kawasan Pangok, Pinang, Jakarta Selatan.

Nia Ramadhani meminta maaf karena meneteskan air mata pada konferensi pers Sabtu (10/7). Ardi Bakrie tampak mulai tenang.

“Sore ini saya ingin meminta maaf dengan penuh kerendahan hati kepada para pihak, orang-orang yang mencintai saya, semua orang yang telah mempercayai saya,” kata Nia, Sabtu (20 Oktober 2021).

“Saya Nia Ramadhani Bakrie, saya akui apa yang saya lakukan bukanlah contoh yang terpuji,” kata Nia sambil menangis.

Nia Ramadhani-Ardi Bakrie Direhabilitasi

Nia Ramadhani, Ardi Bakrie dan sopirnya mendapat rekomendasi dari Badan Narkotika Nasional (BNN) untuk direhabilitasi. Ketiganya diserahkan ke BNN untuk menjalani rehabilitasi pada Minggu (11/7) pagi.

“Ini… pagi ini kami serahkan ke BNN untuk direhabilitasi,” kata Kompol Indraweni Panjiyoga, Kepala Satuan Narkoba Polda Metro Jaya kepada wartawan.

🔥 Trending 🔥  PGI Mengecam Pungli di TPU Cikadut - Bandung

Panji memastikan proses hukum kasus narkoba sudah menjerat Nia dan Ardi, meski keduanya sudah direhabilitasi.

“Proses hukum berjalan terus, pengarsipan diperhitungkan, nanti berkasnya dikirim ke kejaksaan,” katanya.