Gelar Acara Hajatan

Kepala Desa di Banyuwangi Gelar Acara Hajatan

Seorang kepala desa Banyuwang putus asa dengan pesta pernikahan putranya di Balai Kota saat PPKM darurat. Polisi sempat membubarkan diri karena resepsi akan dilanjutkan malam itu.

Kapolsek Sepu Iptu Rudi Sunaryanto membenarkan telah ada resepsi pernikahan putri kepala desa Amerika di Kantor Desa Temuguruh. Fakta yang diakui bahwa api berlangsung sampai malam. Namun, pihaknya melarangnya karena melanggar aturan PPKM darurat.

“Malam terus, tapi kami larang. Alhamdulillah kepala desa bisa mengerti dan segera menghentikannya,” katanya kepada wartawan, Minggu (20/11).

Rudi mengaku kebakaran itu sesuai dengan keterangan Menteri Dalam Negeri SE sebelum pemeriksaan. Resepsinya sendiri berlangsung Sabtu (10/7). Pada revisi SE Mendagri tertanggal 9 Juli 2021.

Menanggapi hal itu, Rudi beralasan regulasi saat itu belum disosialisasikan.

“Saat itu belum disosialisasikan. Ke depan, kami akan larang semua liburan selama masa siaga PPKM,” ujarnya.

“Dalam SE (lama) yang ada, masih diperbolehkan mengadakan upacara yang setelah ditinjau sangat membutuhkan prosesnya,” kata Rudi.

Rudi memastikan kebakaran tersebut sesuai dengan SOP protokol kesehatan darurat PPKM.

“Saya bersama Pak Sekcam. Kebetulan Pak Camat tidak hadir. Saya pergi ke rumah Pak Kade untuk mengingatkannya. Kami harus menyimpan rekam medis. Jadi kami harus menggunakan suara kecil, turun ke jalan dan berada di sana.” Tidak sedikit orangnya,” ujarnya.

“Setiap proses dilakukan oleh kepala desa. Tidak ada penonton. Orang yang ikut begitu datang ‘berlumpur’, mereka langsung mengambil makanan kemasan dan langsung pulang. Jadi tidak ada penonton,” ujarnya. kata. lihat. dia menambahkan.

Namun, kata Rudi, api menjadi viral karena berada di dalam rumah desa. “Itu viral karena di kantor desa. Itu juga tenda pernikahan,” katanya.

🔥 Trending 🔥  Amerika Serikat Kerahkan 3 Helikopter Guna Jemput Warganya

Pada 9 Juli 2021, Kementerian Dalam Negeri mengeluarkan 1921. Instruksi Menteri Dalam Negeri, amandemen ketiga instruksi dalam Perpres Nomor 15 Tahun 2021. pada saat pelaksanaan PPKM darurat.