MPV Premium

MPV Premium, Hyundai Staria Vs Toyota Alphard

Hyundai Staria resmi diluncurkan pada 20 Agustus 2021 di Indonesia. Mobil besar ini menjadi tantangan bagi Toyota Alphard di segmen MPV premium. Berapa perbandingan harga dan spesifikasi keduanya? Simak ulasannya di bawah ini.

Pabrikan asal Korea Selatan, Hyundai, menghadirkan berbagai produk mobilnya dengan cukup agresif. Menyusul perilisan Palisade terbaru di Santa Fe, Hyundai kembali menghadirkan produk MPV Staria yang sebelumnya telah diluncurkan di Thailand.

Di Indonesia, segmen MPV premium lekat dengan nama Toyota Alphard. Berkat kekuatan merek tersebut, Lexus telah memperkenalkan kembarannya yang lebih mahal dan mewah, Lexus LM 350.

Jadi bagaimana head-to-head antara Hyundai Staria dan Toyota Alphard? Berikut perbandingannya, baik dari segi harga, fitur keamanan dan spesifikasi lainnya.

Harga dan variasi

Hyundai Staria terdiri dari dua versi dan harga. Untuk Staria Signature 7 harganya Rp. 1.200.000.000 dan harga Staria Signature 9 adalah Rp. 888.000 000. Hadiah berstatus OTR Jakarta dan berlaku untuk kepemilikan kendaraan pertama.

Mobil ini tersedia dalam banyak warna eksterior, termasuk putih krem, mutiara hitam abyss, logam abu-abu grafit, dan bola logam perak mengkilap. Sedangkan untuk warna bagian dalam, Anda bisa memilih antara kulit bordir warna solid hitam dan kulit bordir two-tone berwarna coklat.

Sementara itu, ada tiga varian dan harga untuk Toyota Alphard. Harga tipe 2.5 X A/T adalah Rp. 1.065.450.000, Tipe 2.5 G A/T Rp. 1.219.850.000 dan tipe 3.5 Q tipe A/T adalah Rp. 1 990 450 000. Kisaran warna yang ditawarkan adalah hitam, logam grafit dan mutiara putih MM.

Desain eksterior

Toyota Alphard hampir selalu mengusung bahasa desain eksternal yang sama dari generasi ke generasi. Sebagai mobil yang elegan, Toyota Alphard selalu memiliki desain yang mewah, elegan dan formal. Salah satu ciri khas Alphard adalah bodi atau deretan pintu lainnya yang menyambung dengan pilar B. Selain itu, aksen krom pada mobil ini juga cukup banyak, dengan gril, samping dan atas.

🔥 Trending 🔥  Mobil Andalan Tim Toyota Indonesia di Ajang Balap

Berbeda dengan Alphard, Hyundai Staria justru menampilkan desain yang radikal dan liar. Hyundai mengklaim desain eksterior Staria memiliki siluet futuristik, bersih, mulus dan menyerupai pesawat luar angkasa. Penutup memberi panggangan tampilan yang berani dan eksklusif. Selain itu, lampu daytime running (DRL) LED horizontal dan lampu posisi dipasang di bagian samping mobil.

Mesin dan Tenaga

Hyundai hanya menawarkan satu jenis mesin Staria untuk pasar Indonesia. Mobil ini ditenagai oleh mesin diesel R2.2 VGT dengan transmisi otomatis 8-percepatan shift-by-wire. Mesin tersebut mampu menghasilkan tenaga maksimal 1700 PS pada 3.800 rpm dan torsi maksimal 430 Nm pada 1500-2.500 rpm.

Sedangkan Alphard memiliki dua tipe mesin bensin, yakni 2.5 liter dan 3.5 liter. Versi 2.5 liter menggunakan mesin 2AR-FE, 4 silinder segaris, 2494 cc yang mampu menghasilkan tenaga 180 hp pada 6.000 rpm dan torsi 234 Nm pada 4.100 rpm. Mesin ini menggunakan transmisi CVT.

Sedangkan mesin Alphard 3.5 liter menggunakan kode Tipe V 2GR-FKS enam silinder, 3456 sentimeter kubik, yang mampu menghasilkan tenaga puncak 300 Nm pada 6.200 rpm dan torsi 360 Nm pada 4.700 rpm. Mesin menggunakan transmisi tipe A/T.

Ukuran dan kapasitas kabin

Hyundai Staria diklaim memiliki bodi terbesar di kategorinya, dengan lebar 1997 mm, wheelbase depan 1721 mm, panjang 5.553 mm, wheelbase atau jarak sumbu roda 3.273 mm, dan jarak sumbu roda belakang. 3273mm. 1732mm. Dari segi kapasitas penumpang, Staria menawarkan versi 7-seater untuk pengemudi muda dan versi 9-seater untuk mobil keluarga.

Sedangkan Toyota Alphard (2.5 dan 3.5) memiliki panjang 4.945 mm, lebar 1850 mm, tinggi 1.895 mm, pangkal gardan 3000 mm, jarak depan 1575 mm, jarak ban belakang 1600 mm dan Ground clearance minimal 160 mm. Toyota Alphard dapat menampung 7 penumpang, dengan konsep captain seat di baris kedua lebih private.

🔥 Trending 🔥  Produksi Mobil Daihatsu di Indonesia Mencapai 7 Juta Unit

Fitur keamanan dan keselamatan

Dengan harga mulai dari Rp 888 juta hingga Rp 1 miliar, Hyundai Staria menawarkan berbagai teknologi keselamatan yang canggih. Teknologi keselamatan dapat membantu membuat perjalanan menjadi lebih aman dan membantu pengemudi mengidentifikasi potensi bahaya dan mengurangi risiko kecelakaan.

Layanan Hyundai Staria meliputi Advancing Collision Avoidance Assistant (FCA), Dead Space Collision Avoidance Assistant (BCA) dan Blind Spot Collision Avoidance Warning (BCW), Dead Space Monitor (BVM), dan Safe Exit Assistant. (SEA)) dan Safe Exit Warning (SEW). Fitur keselamatan tambahan dari Staria termasuk Rear Cross Collision Avoidance Assistant (RCCA) dan Rear Cross Collision Warning (RCCW).

Lalu ada Track Keeper Assistant (LKA) dan Track Keeper Assistant (LFA). Premium MPV Surround View Monitor (SVM) ini juga memiliki fitur Smart Key dan Smart Power rear hatch serta pintu geser Smart Power.

Untuk Toyota Alphard, fiturnya tidak kalah canggih dari Staria. Mobil mewah asal Jepang ini telah menggunakan Toyota Safety Sense (TSS) sejak tahun 2020. TSS tersebut mencakup fitur keselamatan seperti Pre-Crash System (PCS), Lane Departure Warning (LDA) dan Adaptive Cruise Control (ACC). Selain itu, Automatic High Ray (AHB), Tire Pressure Monitoring System (TPMS) dan Intelligent Purity Sonar (ICS) juga tersedia.