Samsat Digital

Samsat Digital Mempermudah Masyarakat Bayar Pajak

Korlantas Polri kembali meluncurkan aplikasi inovasi ketiga untuk mengefektifkan 100 hari Program Prioritas Kapolri setelah meluncurkan Electronic Traffic Law Enforcement secara Nasional dan aplikasi SINAR (SIM Presisi Nasional), kini Korlantas Perkenalkan program Signal (Samsat Digital Nasional).

Taslim Chairuddin, Kasubdit STNK Korlantas Polri Kombes Pol mengatakan, lahirnya signalal tersebut karena sejumlah kelemahan dan kekurangan yang ada pada Samsat Online Nasional lebih disempurnakan.

“Aplikasi Signal ini, begitu juga dengan aplikasi ETLE, sebenarnya sudah dirancang sejak tahun 2014, mengingat penggunaan dan pemanfaatan teknologi informasi yang digunakan di pusat-pusat pelayanan publik tidak bisa lagi dihindari dan akan menjadi kebutuhan masyarakat,” ujarnya. Taslim.

Taslim juga mengungkapkan langkah-langkah yang dilakukan Korlantas Polri untuk membuat aplikasi Signal, antara lain:

1. Pengumpulan data Ranmor untuk dijadikan database nasional, yang kemudian diteruskan ke nomenclatur Regident Center Korlantas Polri.

2. Membuat Aplikasi Layanan regident ranmor Nasional (ERI) untuk memberikan Layanan yang aman, cepat, akurat, transparan, sederhana dan mudah sekaligus mendukung database ranmor secara online, lengkap, valid, dan terkini.

3. Membuat aplikasi signal yang terintegrasi dengan sistem yang terkait, seperti:

a. Verifikasi data E-KTP dengan dirjen Dukcapil Kemendagri
b. Verifikasi Face Recognition dimana Sistem Artificial Intelligence (AI) dengan DIVTIK Mabes Polri
c. Nilai Penetapan Pajak Kendaraan bermotor dari setiap Bapenda Provinsi
d. Nilai Penetapan SWDKLLJ dan E-KD oleh PT. Jasaraharja
e. Bank BPD sebagai bank settlement bapenda
f. Mitra Penerima perbankan dan Modern Channel Sebagai Channel Pembayaran
g. Rekonsiliasi Pembayaran oleh Switcher Perbankan
h. Mitra Pengiriman untuk mengirimkan TBPKP bagi masyarakat yang membutuhkan TBPKP Fisik

“Pengembangan aplikasi Samolnas yang kemudian digantikan oleh signal di ETLE pada dasarnya adalah pengembangan dan/atau eksploitasi database Ranmor RC Korlantas.  Apa yang direncanakan dan diprogramkan pada dasarnya sejalan dan merupakan penjabaran serta implementasi dari program pemerintah untuk meningkatkan pelayanan publik berbasis digital” kata Taslim.

🔥 Trending 🔥  Mantan Tentara Kolombia Dituduh Bunuh Presiden Haiti, Kerabat Membantah