Ryan Jombang Punyai Bisnis Katering Di Dalam Penjara

Ryan Jombang Punyai Bisnis Katering Di Dalam Penjara

Persoalan utang Rp. 10 juta konon memicu Habib Bahar bin Smith untuk melemparkan pukulan ke arah Very Idham Henyansyah alias Ryan Jombang. Ibu Ryan, Kasiatun, 68 tahun, mengatakan, anaknya mendapat penghasilan dari bisnis katering di penjara.

Kasiatun mengatakan Ryan memiliki penghasilan sendiri di Lapas Gunung Sindur di Bogor, Jawa Barat. Dia mengatakan Ryan yang dihukum dalam kasus mutilasi menjalankan bisnis katering di penjara.

“(Dijual ke siapa?) Ya, untuk para napi. Banyak yang pinjam, itu sudah tak larang kok. (Jadi Ryan punya bisnis?) Ya, dia ada. (apakah punya Ryan sendiri?) Usaha sendiri, kalau tidak usaha siapa Mas jauh-jauh, ibunya ga punya. Kalau mau ke sana sulit cari uang,” kata Kasiatun kepada wartawan di rumahnya di Desa Jatiwates, Tembelang, Jombang, Jumat (20/8/2021).

Ibu tiga anak ini mengaku tidak pernah menerima uang dari Ryan, yang katanya menjalankan bisnis katering di penjara. Karena dia tidak tega menerima uang hasil jerih payah putra bungsu itu.

“Sebenarnya (Ryan Jombang) mau kirim uang kalau dapat penghasilan, tapi saya tidak mau. Kasihan Mas, biar saya yang di luar cari bisa, yang di dalam itu apa, saya itu ngerti,” jelasnya.

“Ini Bukan utang, makanan gitu, dipinjam, terus nyaornya (bayarnya) sulit. Saya marahi, kamu jangan jualan banyak-banyak. Dikit-dikit asal jualannya habis, kamu dapat duit supaya pikirannya tenang,” katanya Kasiatun menjelaskan dalam sebuah pertanyaan apakah Ryan pernah bercerita banyak yang berhutang padanya.

Namun, Kasiatun tidak mengetahui adanya masalah utang antara Ryan Jombang dan Habib Bahar bin Smith. Dia juga tidak tahu apa masalah sebenarnya, hingga Habib Bahar diduga tega melukai putra bungsunya.

🔥 Trending 🔥  Draft Rancangan Usaha Listrik Akan Segera Rampung

Nenek 6 cucu ini mengaku baru mengetahui dari berbagai wartawan bahwa Ryan adalah korban kekerasan di Lapas Gunung Sindur. Menurut Kasiatun, Ryan tidak bisa dihubungi melalui telepon atau SMS dalam 2 minggu terakhir. Dia mengunjungi Ryan tahun 2020 lalu.

Sebelumnya, kuasa hukum Ryan Jombang, Kasman Sangaji, mengatakan kliennya dipukuli Habib Bahar di Lapas Gunung Sindur, Bogor. Kasman mengatakan dugaan penganiayaan Ryan disebabkan masalah uang. Konon Habib Bahar sering meminjam uang dari Ryan, hingga total Rp. 10 juta.