Gunakan Drone Untuk Bertani

KEREN! Petani Milenial Mulai Gunakan Drone Untuk Bertani

Penerapan teknologi drone di bidang pertanian di Indonesia masih tergolong baru. Namun pemanfaatannya diketahui dapat memperlancar produktivitas petani, seperti yang dilakukan petani muda di Desa Cikarawang, Kecamatan Dramaga, Kabupaten Bogor, Provinsi Jawa Barat.

Petani milenial di sana dapat meningkatkan produksi jambu kristalnya melalui proses pemupukan berbantuan drone yang digagas oleh Agribusiness and Technology Park (ATP) Institut Pertanian Bogor (IPB) University.

🔥 Trending 🔥  Harga Samsung Galaxy S20 FE Terbaru dan Spesifikasinya

“Penyemprotan ini dilakukan saat daun muda keluar untuk merangsang pertumbuhan. Penyemprotan dilakukan seminggu sekali.” kata Manajer Kemitraan ATP IPB University, Sarwono, dikutip dari laman Sariagri, Selasa (13/7).

Sarwono mengatakan, ada sejumlah manfaat yang bisa didapat jika petani menggunakan teknologi ini. Yaitu pengurangan waktu dan tenaga dari proses budidaya.

Dia mencontohkan, Penyemprotkan pupuk kandang di lahan seluas 2,5 hektar dengan drone 15 liter, yang hampir satu jam. Pada 2021, pihaknya juga menggunakan drone di kawasan ATP.

Drone ini biasa digunakan untuk penyemprotan di kebun jambu kristal antara pukul 08.00 hingga 11.00 WIB.

Operasi kemudian dapat dilakukan oleh hingga dua orang. Satu orang mengendalikan drone dan orang lain membantu mengisi cairan dan baterai pesawat saat habis.

“Sedangkan jarak semprot antara drone dengan kanopi bisa antara 1,5-2 meter,” pungkas Sarwono.

🔥 Trending 🔥  Daftar Pinjaman Online Atau Pinjol Yang Bisa Dicicil